Cara Membuat Skincare Alami Sendiri yang Aman

Cara Membuat Skincare Alami Sendiri yang Aman

Merawat kulit tidak selalu harus kamu mulai dari produk mahal. Membuat skincare alami sendiri bisa jadi pilihan bagi kamu yang ingin tahu persis bahan apa saja yang kamu gunakan dalam perawatan kulit. Selain bisa menyesuaikan bahan dengan kebutuhan kulit, membuat produk sederhana di rumah juga memberi kamu kesempatan untuk mengontrol jumlah dan jenis bahan yang kamu pakai.

Namun, kata “alami” tidak otomatis berarti bebas risiko. Bahan dari tumbuhan maupun dapur tetap dapat menyebabkan iritasi atau alergi pada sebagian orang. Karena itu, pemilihan bahan, kebersihan alat, cara penyimpanan, dan pengujian pada kulit tetap perlu diperhatikan sejak awal.

 

Mengapa Banyak Orang Membuat Skincare Sendiri?

Mengapa Banyak Orang Membuat Skincare Sendiri

Salah satu alasan orang mencoba membuat skincare sendiri di rumah adalah fleksibilitas. Kamu bisa memilih bahan yang sesuai dengan kondisi kulitmu, misalnya bahan yang membantu memberikan kelembapan untuk kulit kering, atau formula sederhana dengan tekstur ringan untuk kulit berminyak.

Bahan alami juga menarik bagi orang yang ingin menerapkan gaya hidup yang lebih sederhana dan mengurangi penggunaan kemasan berlebihan. Meski demikian, anggapan bahwa produk alami selalu lebih aman daripada produk berbahan sintetis tidaklah tepat. Keamanan kosmetik bergantung pada bahan, konsentrasi, formulasi, proses pembuatan, dan cara kamu memakainya, bukan hanya asal bahannya.

 

Bahan Alami yang Bisa Digunakan

Sebelum mencoba cara membuat skincare alami sendiri, kenali dulu fungsi dasar setiap bahan. Beberapa bahan yang populer digunakan antara lain sebagai berikut.

  • Aloe vera dikenal membantu memberikan kelembapan sekaligus memberikan sensasi menenangkan pada kulit.
  • Madu berfungsi sebagai humektan yang membantu mempertahankan kelembapan kulit.
  • Minyak kelapa membantu mengurangi kehilangan kelembapan pada kulit.
  • Minyak zaitun mengandung komponen lipid dan antioksidan, meski belum tentu cocok untuk semua jenis kulit.
  • Oatmeal dapat digunakan sebagai bahan yang menenangkan sekaligus memberikan efek eksfoliasi yang sangat lembut.
  • Teh hijau kaya akan senyawa antioksidan dan dapat menjadi bahan pendukung dalam perawatan kulit.

Pemilihan bahan sebaiknya tetap mempertimbangkan kondisi kulitmu. Kulit sensitif, misalnya, cenderung lebih mudah bereaksi terhadap berbagai bahan, termasuk bahan botani dan pewangi alami sekalipun.

 

Cara Membuat Skincare Alami untuk Pemula

Bagi pemula, sebaiknya hindari langsung membuat formula yang kompleks. Mulailah dari produk yang sederhana dan digunakan dalam jumlah kecil terlebih dahulu.

Masker Oatmeal dan Aloe Vera

Campurkan oatmeal halus dengan gel aloe vera secukupnya hingga membentuk pasta. Aplikasikan tipis pada wajah yang sudah kamu bersihkan, hindari area sekitar mata, lalu bilas dengan lembut.

Jangan menggosok wajah terlalu keras karena partikel oatmeal yang kasar dapat menyebabkan gesekan berlebihan pada kulit. Gunakan campuran ini segera setelah kamu buat dan jangan simpan sisanya, terutama campuran berbahan air, untuk penggunaan berikutnya.

Masker Madu Sederhana

Madu bisa kamu gunakan sebagai bahan perawatan kulit sederhana karena sifatnya humektan. Oleskan lapisan tipis pada kulit bersih, diamkan sebentar, lalu bilas hingga bersih.

Jika kulitmu mudah mengalami reaksi, lakukan pengujian terlebih dahulu pada area kecil. American Academy of Dermatology merekomendasikan kamu untuk menguji produk perawatan kulit pada area kecil secara berulang sebelum kamu gunakan lebih luas.

 

Tips Aman Membuat Skincare Buatan Sendiri

Kebersihan menjadi bagian yang sangat penting dalam membuat skincare alami. Produk buatan sendiri yang mengandung air, seperti campuran aloe vera atau masker basah, bisa terkontaminasi mikroorganisme apabila orang membuat atau menyimpannya dengan cara tidak tepat. Kontaminasi bakteri dan jamur ini dapat membuat produk menjadi berisiko bagi penggunanya.

Gunakan wadah dan alat yang bersih, cuci tangan sebelum membuat atau mengaplikasikan produk, serta hindari memasukkan jari langsung ke dalam wadah secara berulang kali. Sebaiknya buat dalam jumlah kecil dan gunakan segera, daripada menyimpan campuran buatan sendiri dalam waktu yang lama.

Selain itu, jangan menganggap bahan alami sebagai pengganti tabir surya. Teh hijau memang mengandung antioksidan, tetapi campuran teh hijau buatan rumahan tidak bisa kamu anggap sebagai produk tabir surya dengan perlindungan SPF terukur.

 

Membuat Skincare Alami untuk Bisnis

Jika tujuanmu bukan sekadar untuk penggunaan pribadi, tetapi ingin menjual skincare alami, prosesnya jauh lebih kompleks. Sebelum kamu memasarkan produk kosmetik, kamu harus memastikan keamanan, mutu, proses produksi, kemasan, label, dan regulasi terpenuhi.

Di Indonesia, BPOM menjelaskan bahwa pelaku usaha yang melakukan kontrak produksi kosmetika termasuk pihak yang dapat mengajukan notifikasi dengan persyaratan tertentu. Kosmetik hanya bisa perusahaan edarkan setelah melalui mekanisme notifikasi sesuai ketentuan BPOM.

Karena itu, resep skincare rumahan yang cocok untuk pemakaian pribadi tidak otomatis siap untuk dijual. Produk komersial perlu mempertimbangkan stabilitas formula, keamanan mikrobiologis, kemasan, pelabelan, dan dokumentasi yang kamu perlukan sebelum mengedarkan ke masyarakat.

 

FAQ

Apakah skincare alami selalu aman untuk kulit?

Tidak selalu. Bahan alami tetap dapat menyebabkan iritasi atau alergi pada sebagian orang. Lakukan pengujian pada area kecil terlebih dahulu sebelum kamu gunakan secara lebih luas.

Apa bahan skincare alami yang cocok untuk pemula?

Aloe vera, oatmeal, dan madu termasuk bahan yang populer untuk eksperimen sederhana. Gunakan formula yang sesederhana mungkin dan hindari mencampurkan terlalu banyak bahan sekaligus.

Apakah skincare buatan sendiri bisa disimpan lama?

Tidak semua bisa. Produk yang mengandung air dan kamu buat tanpa sistem pengawet tepat cenderung lebih rentan mengalami kontaminasi mikroba.

Apakah skincare alami bisa dijual?

Bisa, tetapi sebelum kamu memasarkan produk kosmetik, mereka harus memenuhi ketentuan yang berlaku. BPOM menyediakan mekanisme notifikasi dan persyaratan tersendiri bagi pelaku usaha kosmetik.